Senin, 21 Mei 2012

Kebutuhan nutrisi kucing



Diet kucing bersifat unik dan berbeda dengan anjing (jangan beri makan kucing dengan makanan untuk anjing/ dogfood). Pastikan makanan yang anda berikan untuk kucing mengandung jumlah vitamin dan nutrisi yang cukup. Jangan terpengaruh dengan harga yang murah, karena murah belum berarti baik. Biasakan meneliti kandungan makanan, biasanya tercetak pada kemasan. Berikut ini beberapa acuan nutrisi yang perlu bagi kucing :

kandungan protein tinggi, minimal 25 %. Semakin tinggi kandungannya biasanya lebih baik.
Rendah lemak, efisiensi pencernaan lemak pada kucing sangat rendah.
pH rendah (derajat asam tinggi).
Magnesium rendah. Kandungan magnesium tinggi dapat menyebabkan gangguan pada saluran kencing.
Taurin
Asam arakidonat (arachidonic acid)
Vitamin & mineral ( Vit A, B12, Niacin, Thiamin)
Jenis makanan : basah (kalengan) atau kering

makanan kering (dry food)
makanan kering biasanya baik bagi kucing. Pemberian makanan kering baik untuk kesehatan gigi, lebih tahan lama dan umumnya lebih bergizi karena mengandung banyak bahan gizi tambahan.
makanan basah (kalengan/wet food)
makanan basah/kalengan kurang baik diberikan untuk jangka panjang. Makanan ini biasanya lebih berupa “junk food” bagi kucing. Selain kurang baik bagi kesehatan gigi, karena sering menyebabkan timbulnya plak dan karang gigi dan kandungan nutrisi yang kurang lengkap. Kucing yang biasa diberi makanan basah biasanya agak susah berganti makanan terutama ke jenis makanan kering.
Kebutuhan Makanan Berdasarkan Umur & Kondisi
1. Anak kucing umur < 1 tahun (kitten). Anak kucing dapat mulai diberi makanan pada umur 3-4 minggu. Makanan yang diberikan biasanya direndam air hangat secukupnya, dihancurkan dan dihaluskan. Untuk pertama kali anak kucing masih perlu diajari, disuapi dengan pipet atau oleskan sebagian kecil makanan pada mulut, kemudian dekatkan piring makanan untuk melihat apakah sudah mau makan sendiri. Berikan makanan khusus untuk anak kucing (kitten) karena biasanya kandungan protein lebih tinggi dan banyak mengandung nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan. Sampai dengan umur 2-3 bulan jumlah/proporsi air dalam makanan bisa dikurangi secara bertahap hingga kucing bisa makan, makanan kering sepenuhnya. 2.Kucing dewasa > 1 tahun (adult)
Kucing dewasa dengan berat sekitar 4-5 kg setidaknya membutuhkan energi dari makanan sebesar 300 kalori. Berikan makanan dengan nutrisi cukup dan seimbang, biasanya terdapat tulisan “Complete” atau “Balanced” pada kemasan makanan. Usahakan kucing tidak fanatik/diberi makanan dengan merek yang sama terus menerus. Sekali-sekali perlu pergantian merek makanan agar pencernaannya terlatih terhadap berbagai jenis makanan. Perhatikan juga pH dan kandungan mineral makananagar terhindar dari gangguan saluran kencing.

3.Kucing bunting & menyusui
Pada saat bunting dan menyusui, induk kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein tinggi. Pada saat bunting biasanya diberikan makanan untuk kitten karena kandungan proteinnya lebih tinggi. Suplemen kalsium dapat diberikan pada induk yang menyusui anaknya.

Jumlah Makanan
Kucing dewasa dengan berat sekitar 5 kg memerlukan energi makanan sekitar 300 kalori. Perhatikan kandungan kalori pada kemasan makanan, tentukan jumlah makanan agar mencukupi kebutuhan kalori selama satu hari, kemudian bagi jumlah tersebut sesuai dengan frekuensi pemberian makan (2 atau 3 kali sehari).

Sebagai patokan lain yang dapat digunakan, dihitung dari berat kucing. Biasanya setiap hari kucing makan sekitar 2 % dari berat badannya. Jadi bila berat kucing 5 kg, makanan yang diperlukan sekitar 2 % x 5 Kg yaitu sekitar 100 gr /hari.

kebutuhan nutrisi anjing

Anjing yang sehat,kuat dan cerdas didukung selain dari faktor ketahanan individu dan lingkungan, sebagian besar ditentukan dari nutrisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhannya. Berbeda dengan manusia, anjing sebaiknya diberikan makanan khusus anjing yang telah banyak beredar di pasaran. Karena selain lebih praktis, komposisi/kadar nutrisi tiap dog food juga telah diukur dan dapat diketahui oleh anda.

Bagi anjing, kesukaan terhadap dog food tertentu lebih banyak dipengaruhi dari aroma dan rasa yang lezat. Umumnya kualitas dog food yang baik menunjang semua kebutuhan nutrisi untuk perkembangan dan petumbuhan anjing, disamping itu juga memiliki rasa dan aroma yang banyak disukai anjing. Oleh karenanya untuk mendapatkan performa anjing yang optimal, anda perlu memilih dog food yang baik. Dog food dengan predikat super premium seperti Best Choice telah memenuhi standar optimum untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi anjing anda, itu sebabnya jangan ragu untuk member anjing kesayangan anda dengan input yang terbaik untuk memperoleh output yang terbaik pula.

Sebagai pemilik anjing yang kritis, anda perlu mengenal komposisi dog food, karena dengan demikian anda dapat melihat ratio kebutuhan dan kecukupan nutrisi yang dipenuhi oleh dog food tersebut. Di samping itu keseimbangan nutris sangatlah penting untuk menghasilkan performa anjing yang prima. Kriteria yang dapat dipakai untuk memilih dog food terutama ditentukan dari kandungan protein, lemak dan karbohidrat.

Anjing umumnya membutuhkan kandungan protein berkisar antara 22-28%. Kadar protein yang terlalu tinggi dapat menyebabkan alergi seperti gatal-gatal hingga gangguan ginjal, namun kekurangan protein juga dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, bulu kusam, daya tahan tubuh berkurang bahkan kemampuan penyembuhan yang lama. Hal ini dirasakan terutama untuk anak anjing dan anjing pada masa menyusui.

Selain protein, kandungan lemak juga perlu diperhatikan dalam memilih dog food yang tepat. Untuk anjing di daerah tropis, kadar lemak yang paling ideal berkisar antara 12-20%. Lemak berfungsi sebagai salah satu sumber cadangan energi, namun perlu diingat bahwa kadar lemak yang tinggi bila tidak disertai dengan exercise yang cukup berpeluang besar menimbulkan kegemukan pada anjing. Lain halnya dengan kadar lemak yang rendah berperan penting untuk anjing yang mempunyai masalah pencernaan seperti diare, tetapi juga dapat menyebabkan kulit kering, gangguan reproduksi, bulu rontok, dan meningkatkan resiko infeksi pada kulit.

Adanya tambahan vitamin dan mineral juga merupakan nilai plus dari dog food dalam memenuhi kebutuhan diet yang seimbang. Beberapa jenis dogfood bahkan memiliki bermacam-macam produk yang di klaim mampu menghasilkan kualitas performa anjing yang berbeda beda sesuai dengan kadar vitamin dan mineral yang diberikan.

Bentuk dan kemasan dog food juga perlu dipertimbangkan dalam menentukan pilihan yang tepat untuk hewan kesayangan saudara, karena dog food terdiri dari bentuk kering, basah maupun setengah basah (semi-moist). Keunggulan dog food bentuk kering lebih ekonomis dan praktis dalam penyimpanan, serta umumnya mengandung karbohidrat yang lebih mudah dicerna karena proses pembuatannya melalui pemanasan yang tinggi.

Lain halnya dengan bentuk yang basah (umumnya dalam kemasan kaleng), dog food ini mengandung lebih banyak daging dalam campurannya, sehingga memiliki aroma yang lebih mengundang selera anjing. Namun bentuk ini lebih banyak digunakan sebagai tambahan makanan karena kurang ekonomis dan lebih mudah rusak oleh kandungan airnya yang tinggi.

Perlu diingat pula bahwa penggunaan dog food sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan harian dan umur anjing anda. Anak anjing membutuhkan protein dan energi yang lebih banyak untuk keperluan pertumbuhan dan bermain. Itu sebabnya sebagian besar produsen dog food memisahkan produknya khusus untuk anak anjing dan dewasa.

Beberapa anjing juga membutuhkan diet khusus tergantung dari sensitivitasnya. Anjing yang sering mengalami masalah kulit membutuhkan diet protein yang lebih rendah serta kandungan vitamin dan mineral tertentu untuk menunjang performa kulit yang sehat. Adapula anjing yang sensitif dengan gangguan pencernaan sehingga membutuhkan diet lemak yang rendah dan tinggi akan serat.

Itu sebabnya telitilah dalam menentukan jenis dog food yang tepat bagi anjing anda. Bila anda ingin mengganti dog food untuk anjing anda, sebaiknya tidak langsung mengubah dengan dog food yang baru. Lakukanlah secara bertahap, yaitu dicampur terlebih dahulu dengan dog food yang lama mula mula seperempat bagian, lalu selang keesokkan ditingkatkan menjadi setengah, tiga perempat hingga total diganti dengan dog food yang baru setelah satu minggu. Hal ini perlu dilakukan agar pencernaan anjing anda dapat beradaptasi dengan dog food yang baru. (AB)


http://www.anjingras.com/forum/index.php?topic=219.0

Rabu, 09 Mei 2012

D3 KESEHATAN HEWAN UGM 2012 VITOL - 140 INJECT KOMPOSISI Tiap ml Vitol – 140 mengandung Vitamin A, retinol 80.000 iu Vitamin D3,cholecalcifenol 40.000 iu Vitamin E, tocopherol acetate 20 mg SIFAT SIFAT VITAMIN A terlibat dalam proses pembentukan dan menjaga fungsi jaringan epital dan membran mukosa serta sangat penting untuk pertumbuhan dan penglihatan normal. VITAMIN D3 Mengatur metabolisme kalsium dan fosfor dalam darah dan mengatur absorbsinya dari usus.pada hewan muda dan dalam masa pertumbuhan,vit D3 berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. VITAMIN E ,adalah anti oksidan intraseluler,berperan menjaga stabilitas membrane sel dan oksidasi lemak tak jenuh serta menghambat serta terjadinya keracunan peroksida lemak. Vitamin E juga berperan dalam meningkatkan respon kekebalan tubuh terhadap penyakit dan meningkatkan fertilitas hewan peliharaan. INDIKASI Meningkatkan pertumbuhan,meningkatkan respon kekebalan tubuh terhadap penyakit terutama pada hewan muda. Membantu masa penyembuhan saat sakit. Meningkatkan ferbilitas dan mengatasi kemajiran pada hewan pada hewan betina tanpa diketahui sebabnya . Gangguan birahi,gangguan Produksi spermatozoa pada hewan jantan. Mencegah kematian janin terutama terutama pada babi,domba anjing. Mencegah Rakhitis pada hewan muda dan osteomalasia pada hewan dewasa. Gangguan metabolisme mineral karena pakan tidak seimbang. Mencegah alborlus dan meningkatkan kethanan tubuh anak yang dilahirkan. DOSIS & CARA PEMAKAIAN Injeksi intramuscular atau subkutan Injeksi intramuscular atau subkutan 10 ml Pendet anak kuda 5 ml Kambing , domba 3 ml Babi 5 - 8 ml Anjing 1 - 5 ml Kucing 1 - 2 ml Genjik 1 - 3 ml
ALBENDAZOLE SIFAT SIFAT Albendazole adalah antelmintik spectrum luas,efektif terhadap semua jenis nematode.termetoda dan setoda baik stadium larva maupun dewasa. INDIKASI Pengobatan eating pada hewan : Cacing pencernaan : Bunostonum, Cooperia, Chabertia, Haemonchus, Nematodirus, Strongyloides. Oesophagostonum, Ostertagia danTrichostrongilus spp. Cacing paru paru : Dictyocaulus viviparous dan D.filaria. CAcing hati : Fasciola hepatica dewasa. Cacing pita : Monieza sp, Raellitina Cesticilus, R. Tetragona , R. Echinobothrida, Davainea Proglottina. Albenplus ALBENPLUS ALBENDAZOLE + NIclosamide dan LEVAMISOLE Obat Cacing Pencernaan, Paru Paru, Hati,Empedu,Jantung, Hidung, Mata, Otak dan Pita KOMPOSISI Tiap kapsul mengandung Albendazole 200 mg Levamisole 50 mg NIclosamide 50 mg SIFAT SIFAT Abendazole + Niclosamide dan Levamisole adalah Anthelmintik Spectrum luas,efectif terhadap semua jenis eating Nematode dan sestoda baik stadium larva maupun dewasa dan Trematoda Darah INDIKASI Pengobatan eating pada : -Cacing : Bunostomum,Cooperia,Chabertia, Haemonchus, Nematodirus, Strongyloides, Oesophagostomum, Ostertagia dan Trichostrongylus spp,Protostrongylus, Ascaris nsuum, Hyostrongylus rubidus, Metastronsgylus elongates, Trictiuris suis. Dictyocaulusviviparus dan D.filaria. Monieza spp Fasciola hepatica dewasa. Raellitina Cesticilus, R. Tetragona , R. Echinobothrida, Davainea Proglottina. DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN Anjing / Kucing 300 mg per 15 kg berat badan Kambing / Domba / Babi 300 mg per 25 kg berat badan Sapi / kuda / onta 300 mg per 50 kg berat badan Untuk Hewan Sapi dapat Diberikan 5 hari berturut pada Parasit Akut Paru atau Hati. Untuk Hewan Anjing dan Kucing pemakaian rutin dianjurkan setiap bulan dengan pemberian di hari 1 dan 3 dengan pemberian 1/2 dosis dari berat badan, untuk Parasit akut dapat diberikan 3 hari berturut Untuk anakan Dapat diberikan sejak usia 2 Minggu bersamaan dengan Induknya (sampai selesai menyusui),dan untuk anaknya Diberikan setiap minggu sampai di Program Vaccine ke 3 di 3,5 bulan (untuk memutus perkembangan cacing Nematoda yang nentinya akan berkembang menjadi Cacing Trematoda darah). Selanjutnya diberikan per 2 minggu sekali sampai usia 8 bulan. KONTRA INDIKASI Tidak dianjurkan atau diberikan pada hewan bunting pada trimester pertama KEMASAN Kapsul 300 mg untuk berat badan 10 kg sampai 15 kg 100 kapsul 300 mg Rp 650.000,- 50 kapsul 300 mg Rp.350.000,- 20 kapsul 300 mg Rp.160.000,- UNTUK BERAT BADAN 5 KG 100 kapsul 150 mg Rp. 400.000 ,- 50 kapsul 150 mg Rp. 225.000 ,- UNTUK BERAT BADAN 2,5 kg 100 kapsul 75 mg Rp. 250.000 ,- 50 kapsul 75 mg Rp. 150.000 ,- Harga dan Obat cacing ini,untuk bantuan para breeder dan penggemar anjing ,guna memutus siklus perkembangan cacing Nematoda dan Cacing Trematoda Darah / cacing jaringan tubuh yang sampai saat ini tidak dapat di prediksi Perkembangbiakannya ,dan tidak untuk diperjual belikan kembali Pemesanan Hub telp. 021-70155621. Email : firebow@rocketmail.com Alben PLUS .Obat cacing berbahan baku Albendazole + Niclosamide dan Levamisole dari Jerman ,Obat cacing ini sangat berspektrum luas karna selain membasmi cacing jaringan usus , Pita juga berkonsentrasi di jaringan tubuh/Trematoda darah seperti Paru, Jantung, Hati, Empedu, Hidung dan Otak.Cacing jaringan tubuh/Trematoda darah sangatlah membahayakan hewan karna cacing ini menjadi parasit darah didalam tubuh yang menyebabkan terjadinya anemia dan hewan mudah terkena penyakit infeksi Apapun, terutama di paru yang banyak menyebabkan batuk dan muntah darah. jenis bahan baku obat cacing: ALBENDAZOLE Berkonsentrasi pada cacing Trematoda darah, Hati , Paru , Jantung , Otak, Hidung. NICLOSAMIDE Berkonsentrasi Pada Cacing Pita seperti : Raellitina Cesticilus, R. Tetragona , R. Echinobothrida, Davainea Proglottina. LEVAMISOLE yang khususnya berkonsentrasi pada cacing jaringan usus dan paru-paru .,maka komposisi antara bahan baku obat cacing ALBENDAZOLE + NIclosamide dan LEVAMISOLE ternyata mempunyai daya kerja yang benar 2 maximal,sehingga lengkaplah apa yang diperlukan untuk membasmi semua jenis cacing yang ada didalam tubuh anjing / Hewan. kenyataan ini membuat anjing menjadi sehat dan jauh dari penyakit infeksi , berak darah serta menjadikan bertumbuhnya pada anak Anjing / Hewan Kenyataan Masih banyak para Drh maupun pemelihara beranggapan ,Bahwa hewan Berak Darah dikarnakan penyakit Varvovirus, Namun kenyataannya dalam Praktek dan pengalaman nyata . Berak darah disebabkan oleh Cacing Cacing trematoda darah yang bersifat penghisap darah dan melekat bagaikan lintah. Masih banyak orang yang takut dengan penggunaan obat cacing pada hewan peliharaannya.atau sebaliknya tidak memperhatikannya. - ALBEN-Plus tidak mempunyai efek samping diare. - Sifat Obat cacing adalah Vermisit dan Vermifuga Berdasarkan kenyataan tidak ada obat cacing yang mematikan dan merusak usus walau diberikan sampai 3 x dosis dari berat badan. Usia 2 Bln Bebas dari cacing jaringan tubuh/Trematoda darah yang sifatnya parasit darah yang membuat anemia pada anak anjing dan menghambatnya pertumbuhan anak anjing. ANAK MALANG BERUSIA 12 TAHUN MENGIDAP CACING JARINGAN TUBUH Awalnya anak ini hanya mengeluh sakit perutnya dan tidak dapat buang air besar selama 2 hari Orang tua anak ini ,membawanya ke salah satu rumah sakit di bandung,Disana anak ini mendapatkan pemeriksaan secara medis. Namun berdasarkan pemeriksaan tersebut pada ygl 27 / 4 / 2010 . para dokter spesialis rumah sakit tersebut hanya mendapatkan hasil penyumbatan pada bagian ususnya, sehingga para dokter spesialis menyarankan untuk di jalankan operasi, namun apa yang terjadi setelah pengoperasian ,ternyata didalam usus anak malang ini terdapat sejumlah cacing cacing jaringan tubuh yang tidak dapat diprediksikan oleh para dokter spesialis sebelum di jalankan operasi. Cacing cacing ini berjumlah 3,5 kg, yang berada didalam ususnya, belum lagi di tempat lain seperti di : Paru paru serta dibagian tubuh yamg lainnya Bersasarkan keterangan dari Orang tua ,anak ini setiap tahunnya secara rutin diberikan OBAT CACING JENIS PIRANTEL (yang banyak dipasaran) Kenyataan cacing cacing ini lebih cepat berkembang biaknya di banding pemberian obat cacingnya. Dan menurut keterangan dari orang tuanya, anak ini bila batuk suka mengeluarkan sejumlah cacing yang masih hidup. Jenis Cacing nematoda yang banyak berdiam didasar usus berkembang biak diusia 14 dan 21 hari sejak menetas dari telurnya, jenis cacing cacing seperti ini dapat dibasmi dengan cara meracuni (dengan jenis pirantel) Untuk Jenis cacing trematoda darah yang sifatnya penghisap darah, masa perkembangbiakannya di 5 dan di 6 minggu sejak menetas dari telurnya, dimana cacing cacing tersebut melekat bagai lintah di jaringan tubuh hewan ataupun manusia, jenis cacing cacing ini tidak dapat dibasmi dengan cara meracuni, dikarnakan mulutnya melekat menghisap darah, dan jenis cacing cacing ini hanya dapat dibasmi dengan cara sistem antelmintik, dimana obat bekerja melekat dan menghancurkan sel cacing dan merontokan cacing cacing yang melekat pada jaringan tubuh di hewan atau di manusia.
VITMIN B COMPLEX Para penyelidik yang mula mula sekali, setelah menemukan zat yang mereka namakan Vitamin B,amat keheranan waktu menemukan beberapa jenis vitamin dalam kelompok ini, Sebenarnya lebih dari selusin jenis vitamin ini, semuanya berbeda beda dan melaksanakan berjenis jenis fungsi,kebanyakan vitamin B ini bekerja bersama sama untuk kegunaan tubuh,Karena eratnya hubungan antara vitamin vitamin ini,Maka nama yang diberikan kepadanya ialah Vitamin B Complex. Biji bijian seperti beras dan gandum,semuanya mengandung vitamin B Complex,Tetapi vitamin ini terutama terdapat pada kulit arinya, ini berarti bahwa beras yang sudah diputihkan telah kehilangan sebagian besar dari vitamin yang penting ini,demikian juga halnya dengan tepung putih dari gandum,Memang benar bahwa beberapa perusahaan penggilingan tepung menambahkan berjenis jenis vitamin dan kemudian menamainya dengan tepung yang sudah “ diperkaya dengan vitamin” tetpati ini tidak pernah sama dengan biji bijian asli, bila ditinjau dari segi vitamin dan mineral. VITAMIN B1 / Thiamine / Aneurin. Thiamine,Atau Vitamin B1. Merupakan salah satu vitamin penting yang sangat diperlukan oleh tubuh, Vitamin ini memasuki hamper setiap reaksi kimia didalam tubuh, tanpa thiamine,sel tidak dapat menggunakan oksigen atau bahan baker untuk tenaga,Susunan urat saraf tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa thiamine, dan otot ototpun tidak dapat bekerja sebaik baiknya. Bila makanan tidak mengandung thiamine, segala jenis nyeri otot terasa diseluruh tubuh, Urat saraf mudah terganggu dan mahluk hidup baik hewan maupun manusia akan menderita gangguan pencernaan, Perasaan lemah,Kekurangan darah dan hilangnya nafsu makan, Inilah penyakigt yang serius yang disebut beri beri. MIsalnya pada manusia, banyak orang yang mengeluh karna perasaan lelah dan mudah marah,tetapi sebenarnya mereka menderita kekurangan thiamine, atau vitamin B1.Kesulitan ini hamper selamnya desebabkan oleh makanan yang tidak baik.Pasien seperti ini akan merasa kuat dan sehat kembali,bila makanannya ditukar dengan makanan yang seimbang. Sumber yang terbaik untuk vitamin B1,ialah biji bijian yang masih berkulit ari, Kcambah, gandum,sayur sayuran,Kacang kacangan kering,Ercis, dan lain lain. Thiamine tidak terdapat didalam makan yang sudah dihaluskan. Vitamin B1 tidak dapat disimpan didalam tubuh, Ini berarti bahwa vitamin ini harus ada didalam makanan setiap hari.Natrium bicarbonate yang sering dipakai memasak sayuran sayuran, sebenarnya merusak vitamin ini.Da baiknya menghindarkan pemakaian Natrium bicarbonate bila memasak makanan. Anak hewan atau manusia yang sedang tumbuh, atau indukan hewan yang sedang menyusui semuanya memerlukan lebih banyak vitamin B1. Vitamin B1 / Thiamine / Aneurin Berfungsi membantu proses Metabolisme karbonhidrat dalam tubuh. Defisiensi : Neurastenia, Paraestesia, Polineuritis, Oedema, Gangguan jantung, Gangguan Gastrointestinal (Kontipasi Anoreksi) dan Penyakit beri beri. VITAMIN B2 / Riboflavin Riboflavin atau Vitamin B2, Diperlukan untuk Enzima dan memungkinkan tubuh untuk menggunakan hidrat arang, Bila riboflavin tidak ada didalam makanan,Ratakan timbul pada sudut mulut. Mungkin bibir akan merah mengkilat yamg tidak normal,Mata seakana akan terbakaar dan lidah berwarna ke ungu unguan. Sumber terbaik untuk vitamin B2 ialah susu, Telur,Ercis, Kacang kacangan, Ragi, Biji bijian yang masih berkulit arid an sayur daun yang hijau. Vitamin ini mudah hilang atau terbuang bila makan dimasak dengan terlalu banyak air.dan rusak dengan temperature diatas 30 derajat. Vitamin B2 / Riboflacin, Lactoflavin. Fungsi : - Memelihara selaput lender dan Epithel - Pembentukan Enzym metabolisme karbonhidrat. - Adaptasi penglihatan. Defisiensi: Kelainan pada mata berupa fotofobia,Conjungtitivitis,Radang selaput lender bibir dan sudut mulut (Cheilosis) Dermatitis. Dalam keadaan difisiensi hebat dapat menyebabkan Spesme otot, Muntah, Diere dan Koma. VIIAMIN B3 (asam Pantotenat) Fungsi : Memelihara jaringan kulit Defisiensi : Dermatitis dan kehilangan warna bulu / Rambut. VITAMIN B6 (Adermin / Pyridoksin) Fungsi: Sebagai koenzym dalam metabolisme protein, Lemak da karbonhidrat, Pda indukan / ibu hamil dapat digunakan untuk mengurangi gejal mual , dan muntah.Vitamin ini diduga juga berfungsi dalam paembentukan antibody dan mempertahankan keseimbangan Natrium dan Posfat dalam darah. Deafisiensi: Memoengaruhi kulit , SSp dan pembentukan darah. Pemakaian INH dapat menyebabkan defisiensi ini sehingga terjadinya neuritis perifer.Untukmencegah timbulnya gangguan tersebut pada waktu terapi INH diberikan B6, 4 – 5 kali sehari 10 mg. ASAM FOLAT /Pteroyl Glutamic Acid / PGA / Folvite / Vitamin B9 Asam ini juga disentesa di dalam usus oleh microganisme,Bersama dengan Cyanocobalamin mempunyai persen penting dalam perkembangan sel darah merah dan metabolisme protein. Selain itu Vitamin ini mempengaruhi juga kelancaran kerja usus, sintesa DNA ,RNA, ATP dan pembelahan sel. Kebutuhan : 0,1 – 0,2 mg / hari, defisiensi menyebabkan anemia makrositer ( megaloblastik) ASAM PARA AMINO BENZOAT ( Paba / Vitamin H Bakteri) Vitamin ini berfungsi memlihara pertumbuhan bakteri dan mempengaruhi pembentukan kulit dan bulu / rambut. Paba merupakan bahan penting dalam sintesa PGA dan antagonis dengan Sulfonamida. Vitamin b12 / Cyanocobalamin / Vitamin Mrah / Ektrinsik factor. Vitamin B12 amat penting dalam pembuetan sel darah merah, bila mahluk hidup baik hewan maupun manusia kekurangan vitamin ini, ia akan menderita berbagai penyakit jenis anemia,Pasien itu mungkin merasa nyeri, gelenjar dan kaku pada bagian tangan dan kaki dan mungkin mengalami setengah lumpuh, Vitamin B12 berguna untuk merawat penyakit Tropical Sperue dan Anemia Perniciosa. Makanan yang seimbang biasanya untuk menaikan kadar darah. Vitamin B12 merupakan factor esinsial dalam pembentukan dan pematangan sel darah merah . Fungsi : - Membantu metabolisme dalam protein - Memelihara Normalitas syaraf. - Pendewasaan sel darah merah. Penyerapannya tergantung pada keberadaan intrinsic factor didalam mukosa lambung, Kerusakan mukosa lambung dapat menyebabkan berkurangnya intrinsic factor dan mempengaruhi penyerapan vitamin B12 . Oleh karna itu Vitamin B12 lebih tepat apa bila diberikan parenteral. Vitamin ini dapat menimbun di Hati dalam bentuk Hepatik Anti Anemia Principle antara 50 – 100 microgram dan sisanya dibuang melalui ginjal. Pada Anemia Perniciosa diberikan dalam dosis 15 – 30 mc.gram / hari/i.m.Pada abnormalitas persarafan yang hebat diberikan 30 – 100 mc.gram 1 – 2 kali dalam seminggu. VITAMIN P ( Permeabilitas / Citrin) Vitaminj ini banyak ditemukan pada kulit buah jeruk citrus, Paprika. Fungsi: Mempengaruhi fragilitas dan permeabilitas pembulu darah.Defisiensi : Pendarahan dibawah kulit. Vitamin H ( D-Biotin) Merupakan Vitamin yang disentesa oleh Flora usus. Fungsi: Sebagai katalisator metabolisme karbonhidrat,Protein dan lemak. Hiperolesterolemia, Karna kolesterol yang sudah disimpan dalam hati masuk kedalam peredaran darah,Kadar D-biotin yang rendah dalam air susu induk / ibu dapat menyebabkan radang kulit pada anak hewan / bayi. Dengan gejala kulit memerah dan mengelupas, Akibat difisiensi lain: Turunnya kadar Homoglobin,Nyeri otot, Penuruna selera makan, Gangguan metabolisme. KOmponen komponen vitamin B di atas walaupun berbeda structure kimianya tetapi fungsinya saling berkaitan dan masuk dalam rumpun Vitamin B kompleks. Seluruh komponen B Kompleks ada 12 unsur tetapi yang dapat diketahui struktur kimianya baru 10 unsur
BIOSOLAMINE VITAMIN PENGUAT OTOT BUAT ANJING,KUCING,SAPI,BABI,KAMBING,AYAM ADU,KERBOW DAN STAMINA BIOSOLAMINE (Penguat Otot dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh) Daya tahan Tubuh penting yaitu agar aktivitas dalam tubuh berfungsi secara normal. Kelangsungan aktivitas tubuh tergantung pada energy, Vitamin, Garam garam organic dan beberapa oligo elemen. Daya tahan tubuh dibutuhkan untuk pertumbuhan, mencegah infeksi dan meluasnya penyakit serta menjadikan tubuh selalu dalam kondisi prima. Sering terjadi gangguan gangguan yang berhubungan dengan daya tahan tubuh misalnya pada saat melahirkan dan transportasi. Biosolamine adalah suatu bentuk obat yang dapat memperbaiki atau merangsang metabolism. KOMPOSISI Adenosine Triphosphoric acid (ATP) 0,10 gr Magnesium aspartate 1,5 gr Potassium aspartate 1,0 gr Sodium selenite 103,0 gr Vitamin B 12 0,05 gr Aquadest.q.s. 100 ml SIFAT SIFAT ATP membebaskan energy pada waktu peruraian dan memungkinkan pembentukan phosphoric-acid ester yang dapat diasimilasi. - Aspartate terutama mengambil bagian dalam rantai sementara (dikenal dengan nama rantai Martius) yang mengambilfungsi dari siklus lrebs apa bila terganggu. - Aktivitas selenium pada proses metabolism sel sudah jelaas diketahui. - Campuran dari berbagai kelompok factor tersebut di atas ini dalam perbandingan yang baik memungkinkan rekonstitusi dari cadangan energy dan berlangsungnya proses metabolism yang baik. KEGUNAAN Untuk stimulasi tubuh secra umum terutama pada tpnus urat daging dari semua spesies hewan dan pada keadaan berikut : - Kelemahan diakibatkan oleh kekurangan makanan, Infeksi atau keturunan (misalnya: anak sapi lahir secara sectio caesaria) - Keadaan sakit atau myosittis yang akut. - Gejala gejala myopathy dan dyspnoe pada anak sapi. - Kekakuan apda anak domba. - Sebelum dan sesudah transportasi (sapi,babi,kerbow,kambing,domba) - Menjaga stamina kuda pacu dan anjing. - Myositis akibat kerja berlebihan (anjing,kuda, dan ayam adu) - Kelemahan akibat melahirkan. DOSIS DAN CARA PAKAI Kuda ,Sapi 20 ml Anak Kuda, Anak Sapi 5 – 10 ml Domba ,Babi, Anjing 2 – 5 ml Kucing, Ayam adu 1 ml NB : Dosis pertama dapat lebih tinggi. Misalnya : 20 ml untuk anak sapi. Biosolamine diberikan sebanyak 3 – 4 kali - Dapat diberikan pelan pelan secara Intramuskuler atau Intravenosa. - Berikan tiap 2 – 5 hari sekali. - Kemasan: - Botol @ 50 ml

Senin, 23 April 2012

Powered by Calendar Labs

tafsiran umur dan berat badan sapi


TAFSIRAN UMUR DAN BERAT BADAN



A . TUJUAN PRAKTIKUM
  • Untuk mengetahui umur ternak dengan tafsiran
  • Untuk mengetahui berat badan ternak tanpa menggunakan alat bantu
  • Untuk pemeliharaan ternak yang baik

B. METODE
Materi :
  • Sapi
  • Kambing/domba
  • Tali
  • Mistar/meteran

C. DASAR TEORI
1. Tafsiran umur
a.    Melihat dari akta kelahiran
Cara ini merupakan yang paling akurat dan diyakini kebenaranya karena umurnya sudah jelas tanggal lahirnya.
b.   Banyaknya keausan gigi
banyaknya keausan gigi merupakan pertanda bahwa hewan ternak itu semakin tua
c.    Pergantian bulu
Pergantian bulu terjadi apabila masih muda dan masih dewasa
d.   Kekeringan tali pusar
Semakin kering tali pusar pertanda bahwa hewan tersebut semakin tua
e.    Dengan melihat cincin lingkar tanduk
Tafsiran dengan metode lingkaran tanduk hanya dapat digunakan pada sapi dewasa, maka perlu dilengkapi dengan tafsiran metode gigi sapi. Prinsip dalam menafsir umur dengan melihat cincin tanduk :
·      pada sapi betina : normalnya sapi betina beranak 1 tahun sekali, sehingga kita dapat menafsir umur dengan menghitung jumlah lingkar tanduk ditambah 4 tahun
·      pada sapi jantan dapat dihitung jumlah lingkar tanduk ditambah 5 tahun
2. Tafsiran Berat Badan
  Berat badan dapat dihitung berdasarkan panjang dan lingkar dada
·         Lingkar dada dihitung melingkari dada pada sternum 3-4 dibelakang siku kaki depan
·         Panjang badan dihitung dari scapula sampai coxae
·         Rumus shelfer berat badan (  w  ) adalah

L x G
  30
W        : berat badan ( Kg )
G         : lingkaran dada ( inchi )
L          : panjang badan ( inchi )

·         Rumus lambaurne berat badan ( W ) adalah

L x G2
10400
W        : berat badan ( Kg )
G         : lingkar dada (inchi )
L          : panjang badan

·         Rumus school berat badan adalah

( L x 22 )2
    100
W        : Berat badan
L          : panjang badan

D. HASIL PRAKTIKUM

  1. Penafsiran Umur Pada Sapi
-          Mengukur lingkaran dada dan panjang badan serta menafsirkan beratnya  menggunakan rumus :
·         Shelfer
·         Lambaurne
·         School
-   Menafsirkan komposisi gigi dan tafsiranya
A.    Penafsiran umur pada sapi
a.       Gigi
Kami memeriksa gigi pada pedet, giginya berjumlah empat pasang.Maka, perkiraan kami umur pedet tersebut kurang dari satu tahun. Lalu kami melanjutkan pemeriksaan gigi pada kambing
Jumlah gigi kecil      : 1
Jumlah gigi sedang   : 2
Jumlah gigi besar      : 2
Perkiraan umur kambing tersebut adalah 1-1,5 tahun
B.     Penafsiran berat badan pada sapi
a.       Sapi desibell
G ( lingkar dada )     : 1,2
L ( lingkar badan )   : 1,2
b.      Berat badanya adalah
                                                                    i.      Metode schifer
L x G    = 120 x 120  = 48 pound
   30                 30
                                                                  ii.      Metode lambourne

L x G2  = 120 x 1202  =  166,154 pound
10400          10400



                                                                iii.      Metode schrool

( G + 22 )2  =  ( 120 + 22 )2  = 201, 64 pound
     100                   100

E. PEMBAHASAN

            Penafsiran Umur Gigi
Jika kita tidak mempunyai catatan kelahiran, maka catatnan akurat lainya adalah dengan melihat perubahan pertumbuhan gigi, hal ini bisa demikian karena pertumbuhan dan pergantian gigi umumnya teratur.
Menurut peertubuhanya gigi dibedakan menjadi :
·         Gigi sulung ( gigi sisa ) : gigi yang tumbuh pada saat usia masih muda dan gigi mulai mengalami pergantian.
·         Gigi tetap : gigi ini merupakan pengganti dari gigi susu, dan gigi ini tidak akan mengalami pergantian lagi.

Menurut letak dan fungsinya gigi dapat dibedakan :
·         Gigi seri ( dens incisivus ) : untuk menggigit dan mengerat
·         Gigi taring ( caninus ) : berguna untuk memotong atau mengoyak serta menyobek
·         Gigi geraham ( premolar ) : untuk mengunyah dan melumat serta menggilas
·         Gigi geraham ( molar ) : untuk mengunyah dan melumat serta menggilas
Karena dalam praktikum yang ditaksir umurnya adalah sapi dan kambing, maka yang akan dibahas adalah gigi kambing
Dexter                                                 Sinister
M         P          C         I                       I           C         P          M
3          3          0          0                      0          0          3          3


3          3          0          4                      4          0          3          3
        Pada usia satu bulan anak kambing yang baru lahir mempunyai dua buah gigi seri dan pada usia tersebut semua gigi seri tengah telah lengkap . pergantian gigi susu menjadi tetap pada gigi inchisivus
            Pergantian 11 : 1, 25 tahun
            Pergantian 12 : 1, 25 tahun

F. KESIMPULAN

        Dari uraian dan hasil praktikum tersebut kita dapt mengambil kesimpulan bahwa, penentuan tafsiran umur dan berat badan merupakan sesuatu yang mudah apabila kita tahu rumus dan cara-caranya, sehingga dalam beternak hewan tidak merugi.


PEMERAHAN SUSU DAN TEST MASTITIS


A. TUJUAN PRAKTIKUM
  • Untuk mengetahui cara-cara pemerahan susu yang baik
  • Untuk mempelajari cara-cara mengetahui kandungan penyakit yang ada didalam air susu, seperti mastitis

C.    METODE

            Bahan :
  • Sapi perah
  • Susu sapi

       Alat :
  • Ember penampung susu
  • Sikat, sabun, air dan selang untuk membersihkan sapi
  • Minyak kelapa
  • Gelas ukur
  • CMT ( california mastitis test )
  • Alkhohol
  • Cawan dasar hitam
  • Kain lap

D.    HASIL PRAKTIKUM

            Mejemen Susu
  1. Memandikan dan mencuci ambing sampai bersih dengan sabun
  2. Bersihkan ambing dengan kain lap
  3. Ikat ekor sapi
  4. Tangan pemerah dicuci dan diberi pelicin ( minyak kelapa )
  5. Letakan ember dibawah puting susu dan diantara kedua paha
  6. Mulai memerah filsir pangkal puting dengan melingkar jari telunjuk berpangkal puting dan tekan sampai keras
  7. Buang pancaran pertama dan kedua, perhatikan !
  8. Tuntaskan pemerahan dengan menyurut ambing 2-3 kali
  9. Celupkan ujung ambing kedalam cairan antiseptik
  10. Saring air susu dengan kain saring yang bersih, takar dan catatlah produksi susu tiap ekor sapi perah
  11. Jumlah produksi susu sehari untuk satu ekor sapi

Test Mastitis
  1. Dengan cawan dasar hitam
Hasil pemerahan yang pertama dan kedua diletakan kedalam cawan, kemudian diamati. Bila terdapat jendalan atau susu berwarna merah, maka kemungkinan sapi terkena mastitis. Susu perahan ini sebaiknya dibuang.
  1. Dengan alkhohol
Dengan pengujian sama dengan pengujian cawan dengan A untuk puting kiri depan, B puting kiri belakang, C puting kanan depan, D puting kanan belakang. Kemudian ditambahkan alkhohol kedalam susu dan susu diamati. Bila terjadi penjendalan kemungkinan sapi terkena mastitis


  1. Dengan CMT ( california mastitis test )
Cara pengujian ini sama dengan pengujian alkhohol, jendalan yang terbentuk bila susu terkena mastitis berwarna merah

D. PEMBAHASAN

  1. Menejemen Susu
    1. Persiapan
Sapi yang hendak diperah harus dalam keadaan tenang, untuk itu sebaiknya diberi makan terlebih dahulu dan dicegah kedaan gaduh disekitarnya. Persiapan dapat pula dilakukan dengan mengikat sapi lebih ketat agar sapi diam ketika sedang diperah. Bagi pemerah, hendaklah membersihkan tangan terlebih dahulu sampai bersih dan mempersiapkan alat-alat untuk memerah, seperti ember, minyak kelapa dan lain-lain.
    1. Pembersihan
Pembersihan meliputi pembersiahan sapi dan sekitar kandang, ketika akan dilakukan pemerahan tempat sapi harus bersih. Sebab air susu mudah menyerap bau-bauan yang dapat menurunkan kualitas air susu. Pembersiah sapi dilakukan dengan memandikan sapi atau membersihkan bagian ekor, ambing, perut, dan bagian kaki belakang sapi.
    1. Pemerahan
Sebelum melakukan pemerahan, sebaiknya ekor sapi diikat untuk menghindari masuknya kotoran saat sapi mengibaskan ekornya. Olesi puting dan tangan dengan minyak kelapa untuk menghindari luka pada puting saat pemerahan. Memulai pemerahan fiksir pangkal puting dengan melingkarkan jari telunjuk berpangkal puting dan tekan sampai kertas atau tempat tersebut diantara ujung ibu jari yangdilipat dengan jari telunjuk, tekanlah bagian bawah puting dengan tiga jari lainya bebas, maka susu akan memancar, lakukan test mastitis pada pancaran pertama, kedua pada susu perahan tersebut, arahkan pancarab selanjutnya keember susu. Setelah selesai memerah, celupkan puting kedalam cairan antiseptik, alkhohol 70% untuk mencegah penyakit seperti mastitis.
    1. Penakaran
Setelah susu selesai diperah, masukan kedalam kaleng susu dengan disaring memakai kain saring yang menggunakan gelas ukur per liter. Catatlah produksi susu sehari untuk tiap ekor sapi agar diketahui produktifitas sapi tersebut.
    1. Pengemasan
Pengemasan susu dilakukan dengan menggunakan plastik, diikat dan dieratkan. Susu segar yang bersi dapat bertahan pada suhu kamar selama 12 jam setelah dikemas.

  1. Test Mastitis
Air susu dapat dikonsumsi secara teratur langsung ataupun dilakukan proses pasturisasi terlebih dahulu. Pengujian air susu segar ditinjau dari :
·         Segi fisik, warna, bau, dan rasa
·         Segi kimiawai asam dan basa
·         Segi microbialis, dengan uji matilen blue
Susu yang berkualitas adalah susu yang memenuhi syarat pengujian mutu diatas, yaitu berwarna putih, tidak terlalu kental atau tidak terlalu encer, bau tidak anyer atau basi, rasa agak hambar yaitu tidak asam maupun pahit, tidak mengandung bibit penyakit yang berbahaya, tidak berbau dan sebagainya.
Test mastitis dilakukan dengan menggunakan alkhohol atau CMT. Air susu pancaran pertama dan kedua ditampung dalam cawan, lalu ditetesi alkhohol atau CMT pada ambing, bila terjadi penjendalan ada kemungkinan :
·         Sapi mengalami infeksi pada ambing
·         Sapi kekurangan makanan
·         Kadar Ca susu berlebihan

Macam-macam mastitis :
1.      Mastitis cronis
·         sering menyerang sapi yang lebih tua
·         dari luar tidak kelihatan kalau sapi terserang penyakit mastitis
2.      Mastitis akud
Pengobatan pada penyakit mastitis :
1.      mastitis akud
Suntikan procanpinicilitin pada hiyoroftroptynonya 200 ml berat badan tiap hari.
2.      Sulfanitrazing 120 mg per berat badan ( malalui mulut ) dilanjutkan dengan 60 mg oxytetracidinx mastiti oement
             Pencgahan mastitis dilakukan dengan cara :
1.      Menjaga kebersihan kandang ternak dan peralatan kandang
2.      mencuci tangan sampai bersih ketika akan memerah dan diolesi minyak untuk mencegah luka pada ambing
3.      pemerah tidak memakai cincin saat memerah
4.      sapi dalam keadaan sehat tenang
5.      kuku pemerah harus pendek, agar tidak melukai ambing saat memerah
6.      sapi diberi makan yang cukup agar kesehatanya baik sehingga tidak mudah terserang penyakit

E. KESIMPULAN
        Pemerahan yang baik dan benar perlu dipelajari karena dengan pemerahan yang baik dan benar akan meningkatkan jumlah susu yang diperoleh. Juga akan menghasilkan susu yang lebih banyak dan segar kerana didukung dengan test mastitis pada susu yang dihasilkan.












DAFTAR PUSTAKA


  • Soeprapto, Ir. Heri, MP; Ir.zainal. abidin. Cara tepat penggemukan sapi potong; jakarta ;agro media pustaka.2006.
  • Zein syarif, Ir.M;R.M. sumoprastowo C.D.A. Ternak perah. Bogor : yasaguna.1990

Jumat, 20 April 2012

D3 VETERINER ANIMALNIAC: SEPUTAR ZOOTEKNIKRESTRAIN DAN CASTING        ...

D3 VETERINER ANIMALNIAC: SEPUTAR ZOOTEKNIK



RESTRAIN DAN CASTING
        ...
: SEPUTAR ZOOTEKNIK RESTRAIN DAN CASTING                                                        TUJUAN PRAKTIKUM “Restrains dan ca...
SEPUTAR ZOOTEKNIK



RESTRAIN DAN CASTING

                                                    
 TUJUAN PRAKTIKUM
“Restrains dan casting”yang akan kita bahas kali ini bertujuan untuk :
  1. Dapat mengetahui dan menguasai cara-cara merestrain ataupun mengcasting hewan
  2. mempraktekkan teori restrain dan casting yang telah diberikan agar lebih mengerti dan trampil
  3. dapat melakukan restrain dan casting secara benar dan tepat sehingga tidak membahayakan bagi pelaku maupun hewan yang dijadikan obyeknya

 DASAR TEORI
Restrain adalah menghalangi gerak/aksi dari hewan sapi sehingga dapat menghindari/mengurangi bahaya untuk dokter hewan, asisten maupun sapi itu sendiri. Bahaya tersebut dapat berupa sepakan, desakan, injakan dari sapi pada waktu sapi akan diperiksa kesehatannya , dilakukan pemeriksaan, pengobatan, dioperasi, dibersihkan, maupun pada waktu akan diperah. Bahaya atau resiko untuk sapinya sendiri dapat berupa luka benturan karena sepakan yang mengenai dinding kandang yang tajam atau keras seperti paku, potongan kayu dan lain sebagainya yang dapat menyebabkan luka memar atau tergores dan pendarahan sampai patah tulang.
Metode restrain ada bermacam-macam dan sangat tergantung pada cara penanganan yang baik adalah penanganan yang lembut tetapi tegas. Dalam melakukan restrain haruslah tenang, percaya pada kemampuan, tidak ragi-ragu, waspada, dan tidak sembarangan. Sebelum bertindak haruslah merencanakan metodenya serta menyiapkan peralatannya.
Restrain untuk mengalihkan perhatian sapi disini dilakukan tindakan atas perlakuan pada sapi sampai  menimbulkan rasa sakit yang bersifat sementara sehingga perhatian sapi mengarah pada rasa sakit tersebut dan selama itu tindakan pengobatan dan pemeriksaan dapat dilakukan.
Macam-macam restrain:
1.      restrain ekor
2.      restrain hidung
3.      restrain telinga
4.      restrain kaki depan
5.      restrain kaki belakang
6.      restrain kastrasi
7.      restrain dekorning
Casting adalah menguasai hewan dengan cara merebahkan hewan tersebut.
Syarat-ayarat melakukan casting adalah:
1.      berhati-hati, jangan sampai melukai sapi
2.      tempat cukup lapang, rata, empuk, dan jauh dari pepohonan, tembok, batu/benda lain yang membahayakan. Alas dibuat dari jerami kering/rumputyang kering, usahakan di tempat yang teduh.
3.      tali yang digunakan cukup besar dan panjang kurang lebih 10 m
4.      sediakan tenaga manusia 4-5 orang, satu untuk mengarahkan jatuhnya sapi, sedangkan yang lain sebagai penarik tali
5.      setelah sapi rebah, cepat dikuasai agar tidak berusaha berdiri kembali
6.      pada sapi bunting sebaiknya jangan dilakukan
 
  MATERI
Alat dan Bahan :
1.sapi
2.domba/kambing
3.tali untuk keluh
4.tali besar untuk casting
5.penusuk lubang keluh
6.spluit dan jarum suntik

 METODE
Cara kerjanya adalah :
  1. menyediakan tali yang akan digunakan.
  2.  menyiapkan sapi yang akan dipakai untuk percobaan.
  3. sapi dituntun dengan memegang tali keluh kemudian ditali atau diikat di tiang penyangga.
  4. mengalihkan perhatian sapi untuk mengangkat kaki depan yang akan dilakukan pemeriksaan atau pengobatan.
  5. sapi diikat pada bagian pangkal kakinya untuk mengangkat kaki belakang dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan pengobatan pada kaki sapi dan bila perlu kuku sapi dipotong.
  6. merebahkan sapi dengan cara memasang tali manila pada badannya, perebahan pada sapi dewasa ini memerlukan tenaga orang sebanyak 2 atau 3 dan tarik, arah tarikan mengikuti arah gerak sapi. Setelah sapi jatuh satu orang menindih kepala sapi dan satu lagi menindih bahu sapi dan yang lain menarik tambang agar sapi tidak mudah bangun kembali.
  7. salanjutnya dilakukan pengikatan pada kaki depan dan kaki belakang, kemudian ikatan pada kaki sapi depan dan belakang disatukan agar mempermudah pengobatan, pemeriksaan, dan operasi.
  8. selanjutnya merobohkan sapi pedet yang berumur enam bulan, caranya sama seperti sapi dewasa, tetapi pada sapi pedet tali yang digunakan untuk mengikat badan adalah tali tambang yang agak besar dan panjang.
  9. setelah sapi pedet roboh barulah dilakukan pemasangan tali keluh dengan cara menusuk septum nasi dengan penusuk lubang teluh.
  10. tali dimasukkan bersamaan dengan penusuk secara perlahan dan diikat pada sapi pedet.
  11. setelah tali keluh dipasang tali yang diikat pada keempat kaki pedet dilepaskan secara perlahan kemudian pedet didirikan dan dibawa kembali ke kandang.

HASIL PRAKTIKUM
A. Restrain Hidung Dan Casting Rebah Dorsal
Pada praktikum yang dilaksanakan, menggunakan sapi yang masih muda, untuk dipasang tali keluh agar menjadi sapi yang mudah dikendalikan. Selain melakukan restrain hidung, kita juga melakukan casting rebah dorsal.
B. Casting Rebah Ventral
Pada praktikum ini dilaksanakan casting rebah ventral sebelah dexter pada sapi, sapi yang akan direbahkan , sebelumnya dipasang dengan tali terlebih dahulu, baru kemudian direbahkan.
C. Perhitungan Pulsus Sapi
Perhitungan pulsus dilakukan dengan memegang pangkal ekor sapi, untuk sapi yang jumlahnya normal yaitu: 64 kali permenit.
D. Pemeriksaan Kesehatan Dengan Memeriksa Mata Dan Mulut Sapi
Pemeriksaan kesehatan dengan memeriksa mata dan mulut sapi, maka sapi yang diperiksa terlihat jernih dan tidak terdapat banyak  meradang, hal ini menenjukkan bahwa mata sapi dalam kondisi yang baik. Pada pemeriksa mulut, mulut dibuka dan diamati bagian dalam mulutnya antara lain gigi, lidah, dan bagian rongga mulut, tidak memperlihatkan adanya kelainan, yang berarti semua Dalam Kondisi Baik.
E. Membuat Tali Leher
      Pada pembuatan tali halter ini bertujuan untuk menali sapi yang belum dikeluh, lingkaran depannya pas pada moncong sapi dan lingkaran belakang atau yang agak lebar dipasang pada leher sapi.


G. Membuat Tali Kendali
Tali dibuat agar mempermudah untuk mengendalikan sapi dan tali kendali dibuat dengan cara: pertama-tama sapi yang akan dipasang tali kendali dipersiapkan. Mempersiapkan tali tambang yang agak besar selanjutnya tali dipasang pada sebagian badan sapi, lalu kedua ujung tali tambang dimasukkan lewat selangkangan pada sapi dan dan 3 dan 4 orang untuk menarik tali belakang dan kurang lebih sekitar 2 orang untuk menarik kaki belakang. Tali belakang ditarik mengikuti arah gerak sapi.
H. Merebahkan Sapid An Domba
Pada sapi: Sapi direbahkan ke arah dorsal ataupun ventral. Disiapkan tali manilla dan tali tambang kecil terlebih dahulu. Panjang tali manilla kurang lebih 10 meter. Tali tambang kecil untuk penalian pada kaki sapi. Panjang tali tambang kecil kurang lebih 2 meter.
Pada kambing: saat merebahkan kambing, tidak memerlukan tali manilla atau tali tambang karena tubuh kambing lebih kecil, perebahan pada kambing cukup dipegang kedua kakinya dan ditarik secara perlahan dan jangan sampai membuat kambing tersebut cidera.
I. Mengangkat Kaki Depan Dan Belakang Pada Sapi
Pengangkatan kaki pada sapi yang pertama dilakukan adalah pengangkatan pada kaki depan dan baru kemudian pengangkatan pada kaki belakang . pengangkatan kaki belakang dilakukan dengan bantuan tali manilla. Tujuan dilakukan pengangkatan sapi untuk pemeriksaan atau pengobatan. Selain itu juga memudahkan peternak membersihkan kuku sapi yang harus dilakukan secara rutin.  

PEMBAHASAN

  1. Restrain Hidung dan Casting Rebah Dorsal
Pada restrain hidung kita melakukan pada sapi yang masih muda untuk pemasangan tali keluh.Hal ini dimaksudkan agar sapi lebih mudah dikendalikan. Sebelum melakukan restrain hidung,kita terlebih dahulu membuat tali untuk menjinakkan sapi tali yang dimaksud di sini juga tali kejahatan. Tali kenur atau tambang kemudian dililitkan di bagian leher kemudian dilewatkan pada bagian ketiak atau axillaries lalu tarik tali ke atas ke bagian thoraco lumbal dan dililitkan,kemudian tarik ke bawah ke bagian axillaries kaki belakang dan dilewatkan diantara ambing. Tali yang tersisa dipegang dan ditarik dari arah belakang ternak. Dalam proses ini diperlukan paling tidak empat orang untuk memudahkannya.


B.Membuat Tali Kendali.
Tali kendali dibuat pada sapi yang berusia sekitar enam bulan. Pembuatan tali kendali bertujuan untuk mempermudah pengendalian pada sapi. Yang harus dipersiapkan adalah:
·      tali kambing agak besar ; dengan panjang ≤10 m
·      tali tambang kecil; dengan panjang ≤ 2 m
·      beberapa orang untuk membantu merebahkannya
·      sapi yang masih muda yang belum dipasang tqali kendalinya
setelah persiapan selesai barulah kita memasang tali tambang yang agak besar ke badan sapi tersebut dan kedua ujung tali dimasukkan ke kanan-kiri selangkangan dan kemudian tambang ditarik bagian dan belakang,penarik pada bagian belakang hendaknya mengikuti gerak sapi.
Setelah rebah dorsal/jatuh barulah keempat kaki pada sapi di tali dan selanjutnya pencoblosamn/pemasangan tali kendali,pemanjangan pada tali kendali di gunakan.dua cara: di tusuk hidung sapi dengan bamboo runcing di sela satu ujungnya dan tali di gabung/ di jadikan satu bambuakan di buat menusuk hidig. Cara lain dengan trokat yang di tusukan ke dalamhiding setelah itu tambang baru di masukan secara perlahan.
C. Restrain Ekor
Rastrain ini biasanya di gunakan oleh para pekerja kandang,asiste,dokter hewan, yang memerlukan pengalihan perhatian karena merasa sakit pada tulang/ekornya. Tindakan ini pada saat melakkan pengobatan,suntikan intramuskuler,yang mengangkat. Ekor sapi harus berdiri sendirisekitar di belakang sapi untuk menghindari sepakan sapi.
D. Rastrain Mencigah Sepakan
Rastrain ini menggunakan alat yang di sebut dengan happles.cara inibanyak di sukai karna dangan cepat memeakainya dan cepat melepaskan juga efektif dalam melindungi bahaya sepakan.alam berupaka lempengan sapi yang ada lubangnya di selah satu sisi,lempenga lain di beri rantai yang dapat di masukan pada lempenga yang alin. Alat di pakai pada kaki belakang,dan rantai di keraskan sampai lempeng besi menekan tendo aciles.
E. Mengangkat Salah Satu Kakai Depan
   Hal ini mengakibatkan seperti berdiri dangan tiga kaki,. Kalau di butuhakan waktu yang lama untuk memeriksa/pengobatan maka harus menggunakan tali, yang di ikatkan pada pastum,bagian kaki di atas kuku, untuk memprmudah sapi di dorong sapi dari sampingdan saat itu sapi di tarik maka kaki akang di angkat.


F. Mengangkat Kaki Belakang.
Di gunakan untuk pngobatan,pemeriksaan kuku. Epkerjaan mengangkat harus memmpunyai keberanianyang cukup kuat dan tidak ragu-ragu, caranya badan menghadap ke belakng badan sapi,lengan menempel paha sapi sebelah kiri , tangan kiri memengan posterior kak kiri sapi kaki di dorong dengan kuat oleh badan kita ke damping dan pada saat sapi itu goyah kaki sederet diangakat dan diletakan pada paha kita kemudian telapak kaki di bersihkan dan selanjutnya di lakukan pemerikasaan dn pengobatan.
G. Rastrain Iuntuk Kambing Dan Domba
Untuk meresrain kambing atau domba di lakukan dengan cara merasrtrai kakinya pada tendo acilesh. Apabila pada tendo acilesh  di penggang maka tendo tersebut tidak berkontraksi. Jangan menengka domba pada pirsendihan atau palang. Usahakan kaki yang terangkat adalah kaki bagian belakang. Setelah tertangkap kakinya kita berada di samping kanan kambing.
H. Casting Pada Domba Dan Kambing
a.       Pegang tali dengan domba dan tubuh kita berada disisi domba.
b.      Kemudian pegang kaki dengan tangan kanan sedang tangan kiri memegang leher atau kepalanya. Dorong kepala perlahan-lahan kearah samping.
c.       tangan kanan pindah ke kaki belakang yang satunya dan kaki kiri pindah posisi memegang kaki depan sebelah dexter dari bagian dalam dan tarik kaki belakang kea rah kita maka domba akan roboh kea rah dexter.
d.      setelah ambruk, kita maju selangkah usahakan jangan lepaskan pegangan pada sapi.
I. Cara Rebah Tengah Pada Sapi.
a.       casting pada sapi diawali dengan mengikat tali dengan diameter ± 20m yang di lewatkan dari leher sapai tubuh sapi terus ke belakang.
b.      Restrain ini tidak perlu menekan atau berlebihan pada daerah thorax sehingga tidak mengganggu hati dan paru-paru.
c.       Restrain tidak merusak alat genital dan glandula mamae.
d.      kemudian seseorang menarik tali itu dari depan sedangkan yang lain menarik tali yang berada di belakang kea rah belakang dan tarik dengan kuat sampai sapi ambruk.
e.       pengikat sapi yang telah dirobohkan dimasukkan agar posisi sapi tidak berubah sehingga memudahkan dalam penanganan.
J. Cara Roboh Samping Pada Sapi
  1. casting pada sapi diawali dengan mengikat leher sapi dengan tali yang dililitkan ke tubuh sampai ke belakang (dengan ikat leher)
  2. usahakan tali tidak merusak organ genital dan glandula mamae
  3. seseorang menarik tali dari depan sedangkan yang lain menarik dari belakang sampai sapi ambruk (seperti roroh tengah).
  4.  setelah sapi ambruk tengah dorong sapi ke arah dexter.
  5. jangan lepaskan pegangan agar sapi tidak berdiri lagi.
  6.  setelah itu kedua kaki diikat dengan tali baik kaki depan maupun kaki bagian belakang untuk mempermudah penanganan.
































DAFTAR PUSTAKA


  1. AAK.1995.Beternak Sapi Perah.Kanisius.Jakarta
  2. Sosroamidjojo, dan Soeraji.1984.Peternakan Umum.Yasaguna.Jakarta
  3. Sumoprastowo.Ternak Piaraan.Bharata.Jakarta